UPDATE E-FAKTUR 3.1

E FAKTUR

Hari ini Direktorat Jenderal Pajak memperkenalkan versi baru aplikasi efaktur yaitu versi efaktur 3.1. versi efaktur terbaru ini akan menggantikan versi efaktur 3.0 yang sebelumnya digunakan.

Adapun Tujuan diadakannya pembaruan ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan sekaligus sebagai upaya penyesuaian terhadap perkembangan system transaksi yang ada diperusahaan yang memanfaatkan fasilitas Kawasan berika, adapun fitur tambahan sebagai wujud penyesuaian system transaksi yang ada di kawasan berikat adalah sbb :

1.Validasi SPPB saat Pembuatan faktur pajak 07

Dengan dilakukannya update aplikasi efaktur terbaru, saat ini pengusaha kena pajak yang melakukan transaksi dengan penguasaha di Kawasan berikat diwajibkan untuk mengisikan nomor SPPB (Surat Persetujuan Pemasukan Barang) yang ada pada BC 4.o lawan transaksi sebelum barang dikirim ke Pengusaha KB. Pastikan pengisian nomor pendaftaran, NPWP lawan transaksi, dan tanggal telah sesuai dengan BC 4.0.

2.  Menu download CSV Prepopulated

Wajib pajak dapat menggunakan file CSV ini untuk merekam faktur pajak 07 kawasan berikat. Cara melakukan impor faktur pajak keluaran 07 kawasan berikat adalah sebagai berikut.

  • Download file CSV pada efaktur web.
  • Buka file CSV tersebut dan isi nomor seri faktur pajak yang belum digunakan pada baris FK pada file CSV tersebut (FK;07;0;NSFP yang belum digunakan;…)
  • Save dan tutup file CSV tersebut.
  • Import file CSV tersebut pada aplikasi efaktur dan ubah karakter pemisah menjadi titik koma “;”.
  • Lakukan proses import.
  • Setelah impor berhasil pastikan kembali faktur pajak tersebut sudah sesuai sebelum melakukan upload.

3. Penginputan dokumen PMSE pada efaktur 3.1

Penambahan fitur ini adalah penambahan dokumen invoice PMSE sebagai dokumen transaksi saat merekam dokumen lain sebagai pajak masukan. Pengisian dokumen lain pajak masukan tersebut diisi berdasarkan bukti pungut yang diterima dan telah memenuhi ketentuan dokumen tertentu yang dipersamakan sebagai faktur pajak dan disesuaikan dengan transaksi yang dilakukan.

4.  Pengkreditan PM ketetapan pajak

Fitur ini mengakomodasi penginputan pajak masukan yang ditagih dengan penerbitan ketetapan pajak sebagaimana dimaksud dalam ketentuan UU cipta kerja  atau yang sebagaimana dimaksud dalam PMK 18 Tahun 2021.

Lebih lanjut mengenai pengkreditan ini dapat dilihat pada lampiran XIX PMK 18 Tahun 2021 berikut dengan contoh kasus dan cara pengisian pada SPT Masa PPN

Berikut ini adalah langkah langkah atau cara melakukan update versi 3.1 dari versi seblumnya 3.0.

  1. Download patch update aplikasi e-faktur 3.1 sebagaimana tertera dalam link update sosialiasi halaman ini.
  2. Pilih patch update aplikasi e-faktur 3.1 sesuai dengan versi komputer (sistem operasi) yang digunakan.
  3. Apabila tidak dapat mendownload file tersebut coba dengan klik kanan lalu pilih “open in new tab” atau menggunakan browser lain seperti Mozilla firefox atau Microsoft edge.
  4. Setelah proses download selesai, ekstrak file yang telah didownload.
  5. Untuk memudahkan identifikasi, ubah nama file tersebut menjadi e-faktur versi 3.1 atau efaktur terbaru (opsional).
  6. Setelah mengubah nama folder, pindahkan folder efaktur tersebut ke tempat yang diinginkan misalnya ke data D, data C, document, dll (opsional).
  7. Pastikan aplikasi efaktur (lama ataupun baru) dalam keadaan tertutup.
  8. Sebelum ke langkah selanjutnya silakan backup atau copy aplikasi efaktur lama ke tempat atau directory lain untuk mengantisipasi apabila terjadi error (opsional).
  9. Copy folder db dari aplikasi lama ke folder aplikasi baru (yang berisi folder java, etaxinvoice, dll).
  10. Jalankan etaxinvoiceupd.
  11. Setelah proses selesai, buka aplikasi efaktur (etaxinvoice). Apabila proses update telah berhasil setelah masuk ke aplikasi efaktur seharusnya akan menyatakan versi 3.1 pada versi aplikasi di bagian kiri atas
  12. Proses update telah selesai dan aplikasi efaktur 3.1 sudah dapat digunakan.
  13. Apabila Size folder db yang dimiliki cukup besar sehingga memenuhi kapasitas Komputer atau laptop, ubah nama etaxinvoiceupd (misalnya menjadi “etaxinvoiceupd_3.1”) agar tidak melakukan backup database setiap kali aplikasi dibuka.
  14. Apabila melakukan langkah ke 12, Kami sarankan untuk menjalankan aplikasi etaxinvoiceupd tersebut secara periodik (misalnya seminggu atau sebulan sekali) agar terdapat file backup dari database untuk mengantisipasi apabila terjadi error database di kemudian hari.

 

intrafa.com

Read Previous

SKB LIBNAS & NATARU