Select Page

Anda bosan jogging atau jalan jalan di tengah kota, monggo beralih ke daerah pesisir meski bukan terbilang baru sejak diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini¬† tanggal 31 Mei 2019 lalu, patung raksasa “Suro” (hiu) dan “Boyo” (buaya) yang meiliki tinggi 25,6 meter ini layak untuk dikunjungi

Wali Kota Surabaya itu menjelaskan untuk menaikkan perekonomian warga Kota Surabaya tidaklah mudah. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya terus berinovasi menciptakan sesuatu yang baru di setiap tahunnya, agar wisatawan tertarik datang tidak hanya sekali

DIkutip dari pikiran rakyat Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyampaikan proses pembangunan patung ini tidak ada kendala. Namun, Eri mengaku, jika beberapa kali sempat mengalami revisi di antaranya revisi terkait mewujudkan bentuk anatomi kaki, sirip, ekor dan wajah “Suro” dan “Boyo”.

Eri menyebut pengembangan wisata di kawasan pesisir Surabaya akan terus dilakukan. Dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana untuk merealisasikan pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang terkoneksi antara Taman Suroboyo dan Sentra Ikan Bulak (SIB).

“Tidak hanya itu, nanti kami akan terus memperindah dengan menambahkan air mancur, supaya lebih cantik. Khususnya di wilayah pesisir ini agar menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Surabaya,” katanya.

Adanya berminat ? Monggo ajak rame rame saudara, keluarga, dan temen anda ke area Taman suraboyo