INCOTERM 2020

Incoterms 2020

ICC Incoterms dimulai Sejak 1936, Incoterms telah menguraikan tanggung jawab, risiko, dan biaya yang nantinya ditanggung oleh penjual maupun pembeli sebagai dasar dalam​​ perjanjian yang mereka buat. Internationa commercial and chamber (ICC) kini telah menerbitkan syarat perdagangan baru atau lazimnya disebut​​ Incoterms 2020​​ sebagai pembaharuan atas incoterm sebelumnya yakni Incoterm 2010, bersama​​ David Lowe​​ , Kepala Perdagangan Internasional Gowling WLG, yang ikut memimpin penyusunan edisi baru dan memainkan peran sentral dalam membentuk ketentuan incoterm tersebut
Apa itu Incoterms?​​ 
Incoterms atau Ketentuan Perdagangan Internasional yakni seperangkat ketentuan kontrak (syarat penyerahan barang) untuk pengiriman barang internasional. Para penjual dan pembeli menentukan titik pengiriman atau penyerahan sebagai bentuk tanggung jawab dari masing masing pihak, baik berupa biaya, Jenis Pengangkutan, risiko, dll.
Atas penetapan incoterm ini Antara penjual dan pembeli bersepakat untuk mengalokasikan resiko dan tanggung jawab mereka pada titik penyerahan yang telah disepakati bersama
Secara garis besar Incoterms mengatur :

  • Tempat pengiriman

  • Kewajiban ekspor / impor - seperti pemeriksaan dokumen

  • Bea dan bea ekspor / impor

  • Biaya pengangkutan

  • Risiko kerusakan

Incoterms tidak berurusan dengan barang, hak, harga, kekayaan intelektual, hukum / yurisdiksi.

Perubahan utama dalam​​ Incoterms​​ 2020​​ 
Berkaitan dengan incoterm baru ini,​​ Ada beberapa hal khusus​​ yang harus kita perhatikan diantaranya :

  • DAT (Delivered At Terminal) sekarang DPU (Delivered​​ at Place Unloaded)​​ –

Dalam hal ini para pengguna menginginkan Incoterm yang memungkinkan pengiriman bukan hanya bisa dilakukan di terminal petikemas atau Pelabuhan saja, sehingga diharapkan adanya perubahan ini penyerahan bisa dilakukan lebih fleksibel.

  • Perubahan Asuransi di CIP / CIF (Carriage Dan Asuransi Dibayar ke / Biaya, Asuransi Dan Pengangkutan)​​ –

CIP bahwa dalam klausula CIP terdapat peningkatan Klausula asuransi minimal yang harus digunakan yakni Klausa A (Institute of Cargo Clauses), sementara​​ CIF tetap bisa menggunakan Klausul C sebagai syarat pemenuhan asuransi. Hal Ini dimungkinkan karena CIF lebih sering digunakan dalam perdagangan komoditas massal sementara CIP lebih banyak digunakan dengan barang-barang manufaktur.

  • Costs are clarified

Detail alokasi biaya yang tepat antara penjual dan pembeli telah ditingkatkan, hal ini sebagai respon atas adanya perselisihan mengenai alokasi biaya dalam proses jual beli.

  • Security requirements

Dalam Incoterms 2020​​ juga mengatur perihal persyaratan keamanan​​ menjadi satu hal yang utama oleh karena itu penerapan persyaratan keamanan pada transportasi menjadi lebih ketat.

  • FCA (Free Carrier), FOB (Free On Board) dan bill of lading​​ –

Eksportir diharapkan menggunakan FCA sebagai alternatif  selain  term FOB . dalam​​ ICC Incoterms 2020, FCA telah diubah untuk memungkinkan para pihak untuk menyetujui pembeli agar mereka mengarahkan operator untuk menerbitkan bill of lading onboard kepada penjual – hal ini sebagai upaya perbaikan untuk mengatasi permasalahan keuangan perdagangan agar bisa fleksibel.
Incoterms terbaru ini mulai berlaku pada 1 Januari 2020. Namun dapat digunakan sebelumnya, apabila kontrak tersebut akan mulai berlaku setelah 1 Januari 2020. Sebagai pelaku​​ export import​​ ada baiknya melakukan​​ update​​ kontrak​​ dengan merujuk pada ICC Incoterms® 2020

 

 

 

intrafa.com

Read Previous

Update Sosialisasi dan Ketentuan Peraturan

Read Next

AJUDIKASI NON LITIGASI