Select Page

COMPLIANCE AUDIT

“Audit” satu kata yang secara psykologist meningkatkan andrenalin bagi orang orang yang pernah menjadi objeck audit, Anda setuju ? agar andrenalin tersebut bisa turun yuk kita review lagi apa sih audit tersebut ?

Audit adalah proses-proses yang dilakukan oleh auditor untuk memperoleh bukti-bukti yang akurat tentang aktivitas ekonomi pada suatu entitas. Audit akan dilakukan untuk menyetarakan derajat kewajaran pada aktivitas perekonomian entitas tersebut, apa sudah sesuai dengan yang telah ditetapkan atau belum. Lalu hasil dari audit akan dilaporkan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan dengan entitas tersebut.

Atau audit merupakan proses sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti-bukti secara obyektif mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan kegiatan dan kejadian pada perekonomian suatu entitas, yang bertujuan untuk menetapkan kesesuaian antara pertanyaan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Lalu hasil dari audit akan disampaikan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan dengan entitas tersebut misalnya seperti pemegang saham, kreditor dan lain-lain.

A. Jenis-jenis audit

1. Audit kinerja

Yaitu audit yang dilakukan oleh auditor untuk mengetahui seberapa efesien dan efektifnya kegiatan operasional pada suatu perusahaan. Dalam hal ini seorang auditor diharapkan bisa melakukan pengamatan yang obyektif dan hasilnya koprehensif terhadap kegiatan operasional pada perusahaan atau entitas. Audit kinerja dilakukan untuk mendapatkan sekaligus mengevaluasi bukti-bukti yang telah ditemukan dengan tujuan untuk mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan tersebut.

2. Audit laporan keuangan

Yaitu audit yang dilakukan oleh auditor terhadap laporan-laporan keuangan pada suatu perusahaan, apa laporan keuangan yang disajikan telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan atau belum. Hasil dari audit ini nantinya akan disampaikan kepada pihak eksternal misalnya seperti para pemegang saham perusahaan tersebut.

3. Audit kepatuhan (Compliance Audit)

Yaitu audit yang dilakukan untuk melihat kegiatan pada suatu perusahaan apakah sudah sesuai dengan ketentuan, peraturan dan persyaratan yang berlaku misalnya seperti perjanjian yang telah ditetapkan dan apakah telah sesuai dengan undang-undang pada suatu negara. Kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan pada audit ini, berasal dari sumber-sumber yang berbeda. Misalnya bersumber dari manajemen yang berbentuk prosedur-prosedur pengendalian internal. Audit ini umumnya disebut dengan fungsi audit internal karena dilakukan oleh pegawai pada perusahaan tersebut.

B. Jenis-jenis Auditor atau Keleompok yang melakukan audit

Adapun beberapa jenis auditor yang melakukan audit, diantaranya seperti:

  1. Auditor pemerintah

Yaitu auditor yang bekerja untuk pemerintahan. Mereka melakukan audit untuk membantu perusahaan, lembaga atau organisasi pemerintah dalam kegiatan operasioal maupun kegiatan lainnya. Audit ini juga dilakukan untuk menilai seberapa efesien dan efektifnya operasional dari program maupun penggunaan barang yang dimiliki pemerintah. Sering juga audit ini dilakukan atas kepatuhan pada peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Audit yang dilakukan oleh pemerintah biasanya dilaksanakan oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atau oleh BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) jika di negara Indonesia.

2. Auditor internal

Yaitu auditor yang bekerja untuk entitas atau perusahaan yang mereka audit. Hasil audit manajemen biasanya akan berguna untuk manajemen perusahaan tersebut.

3. Auditor independen

Yaitu auditor yang bekerja untuk perusahaan atau kantor akuntan publik. Sesuai dengan namanya, auditor ini harus slalu bersikap independen yaitu tidak boleh terpengaruh oleh para klien yang mereka audit.

So bagaimana relevansi audit compliance terhadap kegiatan ekspor impor ? dalam ekspor impor para pengguna jasa kepabeanan dituntut untuk patuh terhadap segala bentu aturan didalamnya sehingga perlu adanya kontrol atas kegaiatan tersebut dalam proses kontrol tentunya dibutuhkan sarana atau tool untu menjamin kepatuhan pengguna jasa pada mekanisme atau aturan yang ada jika dalam perusahaan anda telah menerapkan ISO 9001, 14001, AEO,CTPAT atau Iso 28000 saya yakin tidak terlalu sulit untuk mencapai kepatuhan karena environement pengontrolan telah terbentuk dan ini akan menjadi lebih baik jika diinternal menjalankan salah satu tooling diatas Berikut adalah beberapa manfaat dari adanya audit kepatuhan dari aspek kegiatan Logistik

  1. Memperkuat ketahanan Logistik Perusahaan secara terintegrasi
  2. Memperbaiki kinerja Logistik Perusahaan
  3. Meningkatkan kredibilitas dan branding Perusahaan
  4. Mendapatkan kepercayaan dari customer
  5. Perbaikan tingkat kepatuhan peraturan dan perundangan
  6. Pemenuhan kriteria yang diakui dunia internasional
  7. Meningkatkan jaminan keamanan di seluruh aliran Logistik
  8. Meningkatkan kerjasama antar organisasi dalam lingkup Logistik
  9. Mempercepat proses delivery produk/jasa kepada customer
  10. Menurunkan kerugian perusahaan dari aspek logistik

Tidak mudah diawal adalah tantangannya, anda masih penasaran ? Silahkan mencoba dan nikmati hasilnya